Kita menjadi makhluk sosial secara alami. Karl Marx mengatakan bahwa kita adalah “intrinsically, necessarily, and by definition social beings.” Manusia disebut sebagai makhluk berkelompok yang tidak bisa bertahan hidup tanpa melalui hubungan sosial. Ada dua aspek penting agar kita bisa berinteraksi dalam sosial. Yang pertama adalah komunikasi, dan yang kedua adalah masyarakat.
Komunikasi
Dengan komunikasi, membantu kita membentuk persepsi tentang realitas dan hubungan terhadap orang lain. Peneliti mendefinisikan komunikasi
manusia sebagai proses dinamis di mana makna diciptakan dan dipertukarkan antara individu dan kelompok. Awalnya, komunikasi dianggap sebagai transmisi pesan dan penerimaan; pengirim memberikan pesan menggunakan satu set simbol dan beberapa saluran ke penerima, yang memberikan umpan balik bahwa pesan telah diterima. Dalam model ini, salah satu pihak hanya mengirim pesan ke orang lain, baik berhasil atau gagal dalam memberikan informasi yang telah ditentukan. Komunikasi adalah proses yang jauh lebih dinamis di mana makna sebenarnya dibuat antara individu dan kelompok melalui pertukaran itu sendiri. Dengan kata lain, ide-ide kita - persepsi kita tentang realitas, penilaian kita, bahkan pendapat kita - yang dibentuk oleh interaksi kita.
manusia sebagai proses dinamis di mana makna diciptakan dan dipertukarkan antara individu dan kelompok. Awalnya, komunikasi dianggap sebagai transmisi pesan dan penerimaan; pengirim memberikan pesan menggunakan satu set simbol dan beberapa saluran ke penerima, yang memberikan umpan balik bahwa pesan telah diterima. Dalam model ini, salah satu pihak hanya mengirim pesan ke orang lain, baik berhasil atau gagal dalam memberikan informasi yang telah ditentukan. Komunikasi adalah proses yang jauh lebih dinamis di mana makna sebenarnya dibuat antara individu dan kelompok melalui pertukaran itu sendiri. Dengan kata lain, ide-ide kita - persepsi kita tentang realitas, penilaian kita, bahkan pendapat kita - yang dibentuk oleh interaksi kita.
Interaksi - pertukaran keyakinan, nilai-nilai, minat, dan persepsi dengan satu sama lain, juga merupakan dasar dari semua hubungan manusia. Persahabatan kita, kemitraan kerja, asosiasi kasual atau komitmen romantis, semua terbentuk melalui interaksi kita dengan satu sama lain. Tapi ada paradoks yang menarik: penerimaan atau penolakan pesan dipengaruhi oleh persepsi hubungan yang kita miliki dengan orang itu.
Kita semua mengalami akan memiliki reaksi yang berbeda dengan pesan yang sama tergantung pada hubungan kita dengan sumber dari pesan tersebut. Kita cenderung untuk menerima pesan dari orang yang kita percaya dan mencari kredibel, dan menolak ide-ide orang-orang yang tidak kita sukai. Ini tidak berarti, bahwa kita hanya mengambil ide-ide, keyakinan, dan nilai-nilai dari orang yang hubungan dekat dengan kita. Kita sering menerima pesan dari orang yang kita tidak tahu sama sekali, seperti selebriti atau penyiar berita (atau halaman Facebook). Penelitian menunjukkan bahwa dalam interaksi ini, ada beberapa bentuk "hubungan" yang kita miliki dengan sumber gagasan yang memungkinkan untuk di terima dan adopsi oleh kita.
Masyarakat
Pemahaman masyarakat secara luas, adalah: dalam konsep yang berlangsung di dalam interaksi sosial. Melalui interaksi kolektif sehari-hari yang terjadi di antara dan seluruh kelompok yang terbentuk seperti pertemanan, atau perkumpulan, menciptakan persepsi bersama tentang realitas, dalam kata lain, kesamaan kelompok menilai hal-hal dengan cara yang sama, menggunakan istilah bersama yang menggambarkan realitas dalam bahasa mereka sendiri.
Masyarakat adalah rumah norma yang memberikan isyarat kuat untuk bagaimana menafsirkan makna dan menentukan preferensi kita, tradisi, dan ritual. Semua ini terbentuk dari informasi yang diterima, seperti bertukar pikiran atau bertukar informasi, juga bisa diperoleh melalui berbagai media, dari situs jejaring sosial, lewat telepon, pertemuan sekolah, forum masyarakat, atau dari acara televisi. Interaksi sosial di setiap kehidupan inti dari siapa kita dan apa yang kita lakukan.
Manusia yang hidup dalam masyarakat tersebut mempunyai kepentingan-kepentingan yang berbeda. Pertentangan antar kepentingan dapat menimbulkan kekacauan, oleh karena itu diperlukan petunjuk hidup/ kaidah, namun hidup bermasyarakat itu penting, karena diantara mereka dapat kerjasama yang positif untuk mencapai kehidupan yang layak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar